Loading...

Kuldhara, Kota yang Terkena Kutukan Kematian dan Penduduknya Lenyap dalam Semalam

LINK VIDEO IS HERE

Kepercayaan kalangan masyarakat akan eksistensi kehidupan makhluk gaib memang tidak hanya terjadi di tanah air saja, pasalnya hampir disetiap Negara sejumlah kalangan juga menyakini akan keberadaan makhluk gaib. Seperti yang diyakini para warga India terhadap Kota tua Kuldhara yang di percaya sebagai kota hantu mengerikan yang punya legenda akan kutukan kematian. Kota Kuldhara yang berada di daerah gurun pasir ini konon punya legenda kutukan yang meneror siapa saja yang mengunjunginya


Ada banyak sekali misteri yang tak bisa dipecahkan di dunia ini, sebut saja seperti segitiga Bermuda yang menelan banyak korban, atau Baia, kota yang musnah dan tenggelam karena kelakuan penduduknya yang dinilai ‘penuh dosa’.

Well, kali ini masih bersinggungan dengan kota yang hilang. Jika di Indonesia ada nama Saranjana (di Kalimantan) dan Wentira (di Sulawesi) yang disebut sebagai kota gaib yang punya kekayaan yang berlimpah dan peradabannya maju. Di India, ada kota serupa yang disebut sebagai kota gaib dan musnah dalam semalam. Namun, kota ini lebih mirip Baia yang lenyap secara misterius. Hingga kini ada banyak pendapat yang menyebabkan hilangnya peradaban di sana..

Adalah Kuldhara, daerah kuno di Rajasthan, India yang sudah tak berpenghuni. Di sana hanya ada kelelawar dan serigala gurun menempati rumah-rumah, kuil  serta tempat yang dulunya penuh dengan manusia. Namun bangunan dari batu dan pasir tetap tegak berdiri. Pun dengan sumur dan ruang bawah tanah. Kisahnya menjadi misteri.

Jika melihat sejarah ke belakang, maka kota ini sebenarnya telah berdiri selama lebih dari 500 tahun. Penduduk yang mendiami wilayah tersebut juga sekitar 1.500 jiwa. Namun, dalam semalam mereka lenyap, entah mati atau diculik hingga sekarang tak pernah ada yang tau kisahnya secara jelas.


Seluk Beluk Sejarah Desa Kuldhara Terdapat dua versi cerita :

Versi Pertama

Dua ratus tahun yang lalu, desa ini ditinggalkan penduduknya dalam semalam. Tidak ada yang melihat mereka pergi atau tahu kemana mereka pergi.

Kuldhara adalah desa yang sangat menarik yang telah ditinggalkan sejak awal 1800-an dan diyakini membawa kutukan warganya yang telah bermigrasi di tempat lain.

Legenda mengatakan bahwa dahulu, seorang menteri negara bernama Salim Singh, setelah mengunjungi desa ini, jatuh cinta kepada gadis cantik dari desa ini dan ingin menikahinya. Gadis itu adalah putri kepala suku dan milik klan Brahmana Paliwal.

Menteri mengancam penduduk desa bahwa jika mereka tidak bersedia menyerahkan gadis itu kepadanya untuk dinikahi, maka esok hari dia akan menyerbu desa, membunuh semua penduduknya dan meratakannya dengan tanah. Kepala desa dengan 84 desa yang bertetangga, akhirnya memutuskan untuk meninggalkan desa-desa mereka dan pindah ke tempat lain daripada menyerahkan anak gadisnya untuk dinikahi Salim Singh. Dan kepindahan mereka ini menjadi salah satu migrasi yang misterius karena tidak ada yang memiliki mengetahui kemana para penduduk desa itu pergi dalam semalam

Versi Kedua

Paliwals, awalnya sekelompok Brahmana, adalah penduduk asli Pali, sebuah kerajaan kecil di gurun Thar. Di sekitar abad ke-13, karena campur tangan Raja Pali dalam urusan sehari-hari mereka dan kekejamannya, mereka bermigrasi ke desa yang kemudian disebut Kuldhara di Jaisalmer. Ini adalah pertama kalinya ketika mereka dipanggil Paliwal. Di sini mereka tinggal di 84 desa di sekitar kota Jaisalmer.

Orang-orang Paliwals adalah orang yang baik hati dengan rasa persaudaraan yang kuat dalam komunitasnya. Setelah beberapa waktu, dengan kebergotong-royongan mereka dan praktek perdagangan kolektif mereka dengan para pedagang eksternal, Paliwals pun makmur kembali. Kemakmuran mereka menjadi terkenal dan yang menyebabkan mereka menjadi sasaran invasi Mughal.



Kaum Paliwals dengan gagah berani berjuang menahan beberapa kali serbuan, sampai serbuan yang terjadi sekitar abad ke-18. Sejumlah besar paliwals gugur. Perang berlangsung selama berhari-hari. Pada hari terakhir, penyerang Mughal ini memerintahkan untuk menempatkan bangkai hewan ke semua sumur yang Paliwals digunakan untuk mendapatkan air. Hal ini menyebabkan komunitas Brahmana yang taat ini untuk bermigrasi dari desa-desanya. Dalam semalam, mereka meninggalkan wilayah Kuldhara dan pindah ke tempat lain. Mereka juga tampaknya telah meninggalkan kutukan di desa-desa ini. dan diyakini barang siapa yang berusaha menempatinya, akan mengalami bencana dan kematian. Ketakutan lah yang menghentikan orang-orang disekitarnya dari berkeliaran di dekat desa ini hingga hari ini.

Tahun 2014 lalu komunitas Paranormal Delhi mengirim 30 orang untuk tinggal satu malam di sebuah desa di Kuldhara yang sepi dan menakutkan. Mereka menjelaskan bahwa mereka dibingungkan oleh bayangan-bayangan yang berpindah-pindah, suara-suara yang misterius, jejak telapak tangan anak pada mobil dan salah satu bahkan mengklaim ia merasa seseorang menyentuh bahunya dari belakang, meskipun tidak ada orang dibelakangnya. Mereka juga melaporkan adanya fluktuasi suhu yang sangat drastis.

Namun, apapun kisah legendanya yang terjadi sekarang ini tak terlepas dari sejumlah pengalaman supranatural yang mengerikan. Dua ratus tahun di biarkan tak berpenghuni kota Kuldhara yang dulunya memiliki keindahan alam yang luar biasa, kini hanya tinggal kenangan dan sejumlah kalangan percaya jika kota tersebut kini hanya di huni oleh para makhluk gaib. Kesan angker memang bisa dilihat dari setumpuk sisa-sisa bangunan yang di biarkan hancur begitu saja, belum lagi dengan suasana yang berbeda dari kota-kota biasanya.

Menurut legenda, kota Kuldhara kini sudah menjadi sebuah kerajaan besar dari para mahkluk gaib yang menyeramkan. Setidaknya kesan angker tersebut sudah di buktikan sendiri oleh sebuah tim ekspedisi dari para pemburu hantu India. Konon saat berada sekitar 2 hari di kota hantu ini mereka merasakan langsung setumpuk pengalaman gaib, yang akhirnya membuat mereka tidak betah berlama-lama di kota ini.










Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kuldhara, Kota yang Terkena Kutukan Kematian dan Penduduknya Lenyap dalam Semalam"

Posting Komentar