Loading...

Ceritasexdewasa Petaka di desa part 2

Ceritasexdewasa ini merupakan kelanjutan dari cerita sex sebelum nya tentang nova yang diperkosa oleh orang sekampung.
Mungkin banyak teman teman yang penasaran kelanjutan dari cerita sex dewasa kemaren, silahkan dibaca

ceritasexdewasa petaka di kampung part 2

Kini giliran kepala kampung dapat giliran menggarap Nova. Ia memandangi Nova yang kini terikat lemas dengan kedua pahanya terbuka lebar. Memeknya becek dengan jembutnya yang lepek kena cairan vaginanya.

Buat yang belum membaca part sebelum nya silahkan baca disini :
Cerita sex bergambar petaka di desa part 1

Dukun sakti kembali ngambil wadah sajennya dan menaruhnya lagi didepan selangkangan Nova setelah diberi ramuan lagi.

"ini biar dia terangsang terus. apa aja yang disentuhin ke memeknya bisa bikin dia terangsang. makin sering disentuh makin terangsang" kata si dukun.

Nova yang gak sadarkan diri kemudian mulai bangun sambil mendesah pelan.

"naah puting susunya mulai kenceng. liat ndak? udah terangsang dia" kata si dukun.

Kepala kampung mulai senyum senyum sambil melepas baju batiknya. Ia mendekati Nova yang terlentang bugil sambil mulai meraba area paha, betis dan selangkangan Nova.

Nova membuka matanya perlahan dan ia melihat sang kepala kampung berdiri di sisinya sambil telanjang dada.

"jangan pak... jangan..ampuun" rintih Nova pelan. Tapi pentil toket Nova yang mengacung keras rupanya menarik perhatian kepala kampung.


Ia lalu meremas toket Nova sambil memilin putingnya yang sudah mengeras. Kedua toket Nova diremas habis habisan sehingga membuat Nova menggelinjang hebat. "hhhmmmm... cantik sekali kamu" bisik kepala kampung sambil menghisap pentil susu Nova.

Lidah kasar sang kepala kampung menjelajahi tetek Nova sambil sesekali menggasak puting susunya diikuti desahan panjang Nova yang terangsang berkat ramuan dukun sakti.

Ramuan pelet dukun sakti memang manjur. Semakin disentuh terutama di area selangkangan, Nova jadi semakin terangsang.
Kepala kampung sangat menikmati keadaan ini.

Pria paruh baya itu kini sudah telanjang bulat. Tangan kirinya memainkan bibir vagina Nova sementara tangan kanannya merangkul kepala Nova sambil bibirnya mengulum bibir Nova dengan penuh nafsu.

Sesekali tangan kirinya beralih kembali meremas toket Nova dan ciuman bibir kepala kampung bergeser ke leher dan ketiak Nova yang mulus tanpa bulu. Nova hanya bisa berteriak teriak menahan nikmat mendapat perlakuan itu.

"aaahhhh...aaaaaawwwhhh...hmmmm....ooooohhhhh..." Nova semakin menggila akibat pelet sang dukun sakti.


Kepala kampung tak tahan lagi. Ia langsung menindih tubuh Nova sambil menjilati leher Nova dan bibirnya. Kontolnya mulai digesek gesek ke memek Nova dan mulai mencari lobang vaginanya yang berlendir.

sleeeppp...slleepppp....

Kontol kepala kampung menerobos pelan ke dalam vagina Nova. Kontol si kepala kampung memang tak besar tapi panjang, ramping dan keras seperti kayu mahoni. Jadi Nova merasakan memeknya seperti sedang dicolok batang kayu yang panjang.

"aaahhh...aahhh...ooohhhh...mmmmhhhh..." Nova semakin mendesah nikmat karena si kepala kampung mulai menggenjot memeknya dengan kontol kerasnya. Sementara ia juga asyik memandangi wajah Nova yang sedang terangsang dan menahan nikmat sambil sesekali mencium dan mengulum bibir Nova.

"cantiknya kamu ini lonte"
"enak banget memek kamu. sering ngentot ya kamu lonte?"
"enak gak lonte? enak nggak?"

Kepala kampung asyik ngentotin Nova sambil mencacinya. Puas menciumi bibir dan leher Nova, kepala kampung mengarahkan serangannya pada kedua toket Nova yang kendor namun putingnya menegang keras dari tadi.

Baca juga :
Cerita dewasa sex awal mula aku dilecehkan

Mulut kepala kampung sibuk menjilati dan menghisap pentil toket Nova sambil sesekali menggigitnya. Sesuai ampuhnya ramuan dukun sakti, Nova kini makin menjadi jadi mengekspresikan kenikmatan yang dialaminya. Siksa Nova kini justru karena tangan dan kakinya diikat terlentang padahal ia ingin memeluk dan mencakar cakar tubuh kepala kampung karena saking nikmatnya entotan yang dialaminya.

Teriakan Nova ternyata tak cuma dinikmati kepala kampung dan dukun sakti. Suasana sepi di malam hari ternyata membuat teriakan Nova didengar orang orang yang sedang lewat depan rumah kepala kampung.

Mang Chodir baru saja dari warung kampung sebelah beli kopi dan beras. Ia penasaran dengan rintihan nikmat dari Nova yang terdengar sampai jalan.

tok tok tok... mang Chodir mengetuk pintu rumah kepala kampung. Tak lama pintu terbuka dan keluarlah dukun sakti.

"permisi mbah.. itu suara apa ya dari jalan sampe denger" kata mang Chodir.

dukun sakti segera menarik masuk mang Chodir "lonte jakarta lagi kita beri hukuman" bisiknya ke mang Chodir.

Mang Chodir lsngsung tersenyum licik. Sederet niat mesum mulai terlintas di benaknya.

"boleh saya ikut menghukum mbah?" katanya
"tentu boleh tapi tunggu giliran" kata si dukun.

Mang Chodir berjalan pelan ke arah ranjang kepala kampung yang dipakai untuk memperkosa Nova. Kontolnya langsung menegang saat melihat adegan yang ada di depannya.

Nova terikat bugil di ranjang dengan posisi terlentang mengangkang lebar. Sementara sosok pria paruh baya bertubuh agak cungkring berkulit legam sedang menidurinya dengan gerakan naik turun di bagian pantatnya.

Mang Chodir mengambil bangku dan duduk di samping ranjang sambil menonton adegan panas ini. Memek Nova terlihat berlendir dan bisa terlihat cairan putih memenuhi bibir memeknya yang ditumbuhi jembut lebat.

"ooohh...oohhh...aaahhh...aaawwhhh...aaahh"

Teriakan Nova terus membikin nafsu semakin memuncak. Ranjang usang di kamar itu bergoyang makin kencang seiring genjotan kontol kepala kampung ke memek Nova.

5 menit kemudian tubuh kepala kampung mengejang diiringi teriakan kepuasan. "oooohhhhhhhhhh.... " kepala kampung ejakulasi menyemprotkan maninya ke dalam memek Nova. Mang Chodir bisa lihat langsung gimana mani kental itu mengalir keluar vagina sampai membasahi kasur.

"lonte yang luar biasa" kata kepala kampung sambil mencabut kontolnya dari memek Nova.

"saya juga mau dong. apa boleh? jadi pingin nih" kata mang chodir

"silakan mang, giliran kamu sekarang" kata dukun sakti.
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ceritasexdewasa Petaka di desa part 2"

Posting Komentar